Sudahlah. Sudah. Rahee pasrah. Nampaknya Mr. Altarik sudah meluncur ke Bali, atau jangan-jangan sudah tiba di sana? Lalu lihat cewek berbikini. "Rin, gue balik." "Lah, cepet banget. Nggak mau main dulu?" Mana bisa, keburu nangis anaknya. Rahee kan bukan gadis lagi. Dunianya sudah beda dengan Marine. "Nggak deh, nanti aja. Ini juga Sakha sama Alifia gue tinggal--" "Cuma buat ketemu Abang? Cie, cie, nyusulin lakinya cie~" Marine semprul. Rahee mencebik keki. Dia pun bangkit dan lekas undur diri. Telah Rahee masukkan ponselnya ke tas selempang. "Lo ke sini sama siapa, Ra?" "Sendiri lah!" Marine tertawa. "Makanya kalo punya laki jangan digalakin! Jadi kabur ke Bali kan dia. Gak tanggung-tanggung, njir, mainnya ke Bali. Pasti mau liat cewek cangtip berbikini." Rahee mengerling. Marin

