EPILOG

3304 Words

Sela mematut dirinya di depan kaca. Memandangi dirinya dari atas sampai ke bawah. Entah apa yang ada di dalam kepala Sela saat ini. Jalen masuk ke dalam walking closet. Jalen sempat berhenti beberapa detik memandangi sang istri, kemudian ia kembali melanjutkan langkah menghampiri Sela.  "Kamu cantik," ujar Jalen lalu memeluk Sela dari belakang. Sela sempat terkejut oleh kehadiran Jalen dan juga pelukan tak terduga itu. Sela masih malu sebenarnya, tapi perlahan ia mulai terbiasa jika Jalen melihatnya dalam pakaian yang minim. Seperti sekarang contohnya. Sela hanya memakai handuk saja karena dia memang baru selesai mandi.  "Kamu ngapain ke sini?"  Jalen memandangi sang istri melewati pantulan cermin. "Mastiin aja. Takut kamu kenapa-kenapa." Setelah tiga hari di rumah, Jalen akhirnya beran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD