SPECIAL CHAPTER 1

2414 Words

Tiga tahun kemudian..  "Djorka, Ryu..." Sela keluar dari dapur, memanggil sang putra. Tapi tak ada sahutan. Sela bergegas mematikan kompor kemudian menuju ke ruang bermain tempat tadi ia meninggalkan kedua putranya itu. Tapi yang berhasil Sela temukan di sana hanya Raiden yang sedang tidur. Si kecil tampak nyenyak dalam tidurnya. Sepertinya ia lelah setelah bermain. Wajahnya sedikit berkeringat. Pipi gembulnya tampak agak memerah. Sela perbaiki sedikit posisi sang putra. Sela menyingkirkan mainan yang berada di bawah lengan Raiden.  "Djorka.." Sela kemudian beranjak dari sana, mencari keberadaan si sulung.  "Loh Mbak Sela, mau ke mana?" Sela bertemu dengan Yara di depan pintu masuk. Gadis itu tampak membawa tentengan di tangannya. Entah apa. Di belakangnya ada Geza.  "Djorka nggak ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD