Chapter 6 “Ah nyebelin..” Tiana berteriak kesal. “Lo curang ah, Er..” “Loh gue mana ada curang.” “Lo injek kaki gue..” “Nuduh lo.” Ryuu keluar dari rumah bersama Elliot membawa minuman. Dua orang ART mnegekori membawa cemilan. Elliot langsung bergabung dengan Tiana dan Erian. Elliot mendapatkan bola. “Tia..” Tiana langsung menerima lemparan bola dari Elliot. Anak perempuan itu mendrible kemudian melakukan shooting dan bola masuk dengan mulus ke dalam ring. Tiana dan Elliot langsung bertos ria sementar Erian mengudarakan protes. “Ah curang lo. Bang El, ah, mihak Tia mulu.” Tiana mencibir. “El mah forever by my side. Iya nggak El?” ucap Tiana sembari meletakkan lengannya di bahu Elliot dengan kondisi harus jinjit sebab tinggi mereka sangat jauh berbeda. Elliot mengangguk ta

