Deen memandangi dan menggenggam tangan Letta dengan rasa bersalah yang luar biasa. Karena terlalu shock, Letta mengalami demam tinggi. Bahkan bibirnya terus merintih dan menangis dalam tidurnya. Ia tidak menyangka jika efeknya akan demikian. Tapi dalam hal ini, Letta juga salah bukan? Dia merendahkan Cassie. Deen hanya membalas perkataanya. Sepertinya setelah apa yang terjadi malam ini, Deen akan benar-benar kehilangan Cassie. Semuanya telah berakhir. Sikapnya pasti membuat Cassie berpikir jika dia dan Letta benar-benar menjalin hubungan. Cassie pasti salah paham dengan perhatian yang ia berikan kepada Letta beberapa jam yang lalu. Cassie pasti berpikir jika Deen menyukai Letta. Padahal, itu semua hanya karena rasa bersalahnya saja. Yang ada di hatinya tetaplah Cassie. Baru saja Deen

