Rahasia yang Terbuka

1222 Words

Dara kini duduk dengan anggun di salah satu ruangan kampus yang terasa lebih seperti ruang pertemuan eksekutif daripada ruang ujian mahasiswa. Semua telah diatur dengan rapi oleh Leviathan Timepiece, memastikan bahwa sidang ini tertutup dan tidak akan menarik perhatian siapa pun. Tidak ada mahasiswa lain yang tahu, tidak ada tatapan ingin tahu, dan tentu saja, tidak ada yang menyadari perutnya yang sudah membuncit tujuh bulan. Pelayan pribadinya berdiri tak jauh darinya, siap memenuhi segala kebutuhannya. Sementara itu, tiga penguji duduk di depannya, mengamati Dara dengan tatapan yang lebih santai daripada yang biasa mahasiswa lain hadapi. Tidak ada ekspresi intimidasi, tidak ada tekanan berat seperti yang sering diceritakan dalam cerita horor mahasiswa tingkat akhir. "Oke, Dara," salah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD