Tak menemukan Shalsabila ada di ruang kerja dan harusnya di sana, membuat Swan sudah langsung ketakutan luar biasa. Swan sungguh tak hanya khawatir. Sebab tak adanya wanita yang ia cintai di hadapannya, membuatnya takut itu akan terjadi untuk selama-lamanya. Padahal, harusnya Shalsabila masih ada di ruang kerja. Karena kepergiannya saja tak sampai disertai pamit kepada Swan. Sementara sebelumnya dan nyaris sangat sering, Swan selalu wanti-wanti agar Shalsabila selalu mengabarinya ke mana pun wanita itu pergi. Kini, pandangan Swan kosong, napasnya memburu, dan jantungnya berdetak sangat cepat. Swan bahkan jadi kesulitan untuk sekadar bernapas. “Bi ...? Bi, kamu di mana?” ucapnya di tengah dadanya yang terasa kebas. Swan mencari-cari Shalsabila hingga ke luar ruang kerja Shalsabila. Ruang