Seratus

239 Words

*Author Pov* "Sampe kapan lo mau diem-dieman sama Sania?" tanya Genta ke Riri. "Bukan urusan lo kan?" "Ya elah. Gw cuma capek aja liat kalian diem-dieman. Kan katanya kalian udah baikan tapi kenapa masih diem-dieman? cowok gak cuma Juna aja kali." "Dih, emang siapa kata siapa kita diem-dieman gara-gara Juna? ngarang lo." "Lah? kan kalian awal berantem gara-gara rebutan Juna. Mending lo sama gw aja." Riri memutar bola matanya dengan jengah. "Siapa juga yang mau sama lo." "Jangan gitu lo, ntar tau-tau lo bucin lagi ke gw." kata Genta sambil tertawa. "Dih, ge-er lo. Udah ah gw mau bareng Febi aja. Sana lo." Genta pun semakin tertawa geli melihat Riri pergi ke arah temannya yang duduk tidak jauh dari tempat awal Riri menggambar. Kali ini ia melirik Sania yang sedang mengobrol dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD