Seratus Delapan

210 Words

*Author Pov* Karena sejak pagi tadi ia badmood, Rio yang kebetulan sedang memegang kunci gudang ruang olahraga indoor, memutuskan untuk pergi ke sana. Di gedung olahraga itu hanya ada beberapa orang yang sedang bermain basket. Rio tidak menghiraukan hal itu, ia terus berjalan ke arah pintu yang berada di ruangan ujung dimana gudang untuk menyimpan alat-alat olahraga di simpan. Ia segera membuka pintu tersebut dan membiarkan pintu itu terbuka. Saat masuk ia melihat matras yang terhampar di sana, ia pun mendudukkan pantatnya. Ia mengambil bola voli yang kebetulan tersusun di samping matras lalu ia melempar-lemparkan bola voli itu ke dinding dengan pelan, saat ini sedang jam istirahat. Dengan sigap ia menangkap bola itu dan membaringkan tubuhnya di atas matras. "Haaah." Hanya h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD