*Author Pov* Juna hanya bisa menghembuskan napas nya saat melihat Sania yang sedang berdiri di depan gedung olahraga sembari melihat timnya berlatih. Genta yang sejak tadi sadar akan hal itu juga langsung mendekati Juna. "Kenapa lagi tuh cewek?" tanyanya sambil meminum air dari botol miliknya. "Ngapain lo nanya ke gw, gw juga kaga tau." jawab Juna setengah emosi. "Kalau lo gak suka, lo ngomong aja kalo lo gak suka di giniin." "Emang dia bakalan denger?" "Entah, tapi kan bisa lo coba dulu." "Masalah nya gw gak enak ngomong gitu ke tuh cewek." Genta mendengus, "Ngapain lo ngerasa gak enak. Ya udah biar gw aja yang ngomong, gimana?" tawar Genta. "Seterah lo aja, tapi jangan sampai kata-kata lo keterlaluan." kata Juna memperingati temannya itu yang kadang ucapannya bisa sangat p

