Seratus dua belas

211 Words

*Author Pov* Latihan dan latihan lagi. Sekarang yang menjadi hal terpenting Juna adalah latihan sepak takraw agar bisa semakin baik. "Jun! ada yang nyari lo nih." panggil salah satu teman Juna dari arah pintu kelas. Juna yang sedang menggambar di kertasnya, mengangkat wajannya dan melihat kearah temannya. Pemuda itu melihat ke arah pintu di mana orang yang memanggilnya sedang melihat kearahnya. Juna pun menghentikan kegiatannya lalu menghampiri nya. "Ya?" tanya Juna begitu ia sudah mendekati pria yang memanggilnya. "Sorry ganggu, apa gw boleh tahu dimana tim sepak takraw latihan?" tanyanya. "Apa lo anak baru?" tanya Juna. Pemuda itu menggeleng, "Gw tertarik sama tim sepak takraw waktu liat pertandingan kalian semua beberapa hari lalu." "Oh, calon anggota baru!" teriak Juna. "K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD