10

1179 Words

Happy Reading! Gigah terus bergerak mencari kepuasan. Dia tak merasa lelah meski sudah melakukan itu selama satu jam lebih. Miliknya terasa sangat nikmat dan begitu dimanjakan hingga Gigah rasanya tak mau berhenti. Sedang Eva sudah kehabisan tenaga untuk melawan. Saat ini seluruh tubuhnya sudah terasa sakit karena di awal terus memberontak bahkan mungkin beberapa bagian tubuhnya sudah membiru. Om Gigah memang tidak memukul, tapi pria itu memaksa dan menekan tubuhnya dengan kuat. "Dasar gila." maki Eva keras. Makian Eva terasa kalimat penyemangat bagi Gigah. Eva merintih. Tubuhnya sudah tidak bisa menahan ini lagi. "Mas sudahh.. Aku minta maaf hh"cicit Eva pelan. Ia sekarang hampir pingsan tapi tenaga om Gigah seperti tak ada habisnya. Gigah tersenyum tipis."Mas maafkan."bisiknya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD