Bab 157

2623 Words

Arka melumat bibir Arini tanpa memberinya kesempatan untuk bicara. Ia menahan kedua tangan perempuan tersebut di atas kepala. Tubuh Arini ditumpukkan ke dinding. Ciuman itu dalam dan panas. Sesekali lenguhan terdengar lolos dari mulut Arka. Arini hanya bisa memejam. Ia berusaha melawan. Namun, makin perempuan tersebut melawan, Arka justru memberi gigitan di lidahnya. Tangan pria tersebut tidak tinggal diam. Ia membawa tangan kirinya ke bagian belakang tubuh Arini. Perlahan, tangan tersebut hanya mengusap punggung sang istri, tetapi dalam beberapa detik setelahnya sentuhannya turun ke b.o.k.o.ng sekal Arini yang memang selalu menjadi bagian favoritnya. Puas bermain-main di mulut juga pinggul Arini, tangan kiri Arka kembali bergerak naik. Diremasnya pelan kedua d.a.da padat itu. Sesekali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD