"Aku tau kamu benci karena pernah aku tinggalin, Mas," ucap Arini. Matanya merambat naik, terpaku ke sosok Arka yang menahan geram padanya, "apa itu yang jadi alasan kamu limpahkan semua kesalahannya ke aku?" Arka terdiam beberapa saat. Perempuan itu ... tetap saja keras kepala. Kenapa Arini tidak pernah mengakui kesalahannya? Ia hanya ingin Arini jujur dan minta maaf. Itu saja. "Tiga tahun kita pernah punya hubungan, apa belum cukup kamu mengenalku, Mas?" Hening. Ketegangan menjalar cepat. Arka dan Arini saling bersitegang. Pasangan yang dahulu saling menguatkan kini hanya tersisa kebencian yang tidak pernah bisa berkurang. Pria tersebut tahu seperti apa Arini. Sosok perempuan lembut yang selalu terbuka tentang apa pun padanya. Bahkan, sekalipun kenyataannya buruk, Arini selalu

