154

1115 Words

“Mas ketemu Siska kemarin?!”   Hanggono merapatkan diri pada tubuh sang istri. Rangkulan dipinggang wanitanya mengetat. Kaki mereka melangkah beriringan dengan penjagaan depan dan belakang.  "Kita bahas di mobil ya." Ucap Hanggono. Mereka membutuhkan ruang pribadi. Kali ini Hang akan membiarkan Handoko dan Darmanto memiliki waktu mereka. "Saya akan ikut mobil istri saya. Kalian bisa kembali ke kantor. Tangani semua masalah. Jika ada pertemuan yang mengharuskan saya hadir, tolong jadwalkan ulang." Titah Hanggono pada dua asisten pribadi abal-abalnya.  "Ayo Sayang." Ajak Hanggono setelah pintu mobil di depannya terbuka. "Langsung ke rumah Lex." Ujar Hanggono pada Alex.  Di sepanjang perjalanan Amel tak membuka suara. Ia hanya melihat jalanan yang mobilnya lalui tanpa sepatah kata. Rasa s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD