134

1145 Words

Amel membelai rambut Zeusyu. Tubuh gadis malang demam dengan keringat dingin, sedang ibu mertuanya tak kunjung sampai di mobil. “Niel sama Mbak Rere dulu ya. Zeunya lagi sakit.” Niel di belakang menganggukan kepala.  “Bu.. Zeu demam.” Adu Amel kala Sarah membuka pintu mobil hingga menampakan diri sang ibu mertua. “Kita harus bawa Zeu ke rumah sakit Bu.” Sukma menganggukan kepala. Ia meminta Sarah masuk terlebih dahulu sebelum dirinya.  “Rumah sakit terdekat ya.” Titah Sukma pada supirnya. Sukma lantas mengambil alih tubuh Zeusyu dari pangkuan Amel. “Cah ayu (anak cantik).. Nggak papa, Ibu ada buat Zeu.” Ujar Sukma lalu membelai rambut Zeusyu.  Sukma bukan wanita gila yang lepas dari tanggung jawab. Meski jika dipikir-pikir lagi kematian yang merenggut diri Mama gadis cilik dipangkuannya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD