90

1020 Words

Membiarkan pekerjaan ditangani langsung oleh ibu mertua?! Komisaris Utama perusahaan?!    Tidak.. Tidak!    Amel bukan manusia se-tidak tahu diri itu. Menikah dengan Hanggono Tirto. Hidup mewah bahkan memiliki saham dengan namanya sendiri– bukan Niel sang putra, merupakan hal yang pantas untuk ia bayar. Hanya demam. Amel masih ingat dulu ketika dirinya masih menjadi sekretaris Hang, demi agar tak mendapat potongan gaji tipes pun ia anggap masuk angin biasa. Ia tetap pergi bekerja.   Demi kebaikan keluarga Tirto sejak ia bekerja sebagai pekerja sampai menjadi nyonya besar, Amel akhirnya memutuskan berdiam diri di rumah.     Ya! Amel tak akan melawan titah ibu mertuanya. Hal itu merupakan tindakan tidak terpuji. Sangat tercela untuk dilakukan.    Coba bayangkan.. Kalian melawan apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD