92

1182 Words

“Surpriiisee..”  Mata Amel terbelalak.Sebuah suara yang menginterupsi pertengkaran dirinya dengan Hang ternyata adalah Victor- Mantan calon menantu mereka. “Mbak Amel i yap youh pu… puu.. Eh.. Astaga! Lo  nyetirnya yang bener dong. Gagal kawin nih ntar kita!”  Ck!  Selalu ada-ada saja. Amel terkekeh sembari menggelengkan kepala melihat tingkah mantan calon menantunya. Untung tidak jadi kalau sampai iya- Oh! Amel harus bertapa sepertinya, agar tidak gila dalam waktu singkat. Membayangkannya saja sudah sangat membahayakan kesehatan mental. Tiga orang laki-laki dengan tingkah menguras jiwa - Oh! Come on! Amel tak bisa walau hanya sekedar membayangkan dalam otak kecilnya. “Woa.. Mbak Amel aku cinta padamu pokoknya..” Amel memperhatikan banner yang Victor tempelkan di pintu mobil. Rusuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD