CHAPTER: 29

2953 Words

Sebuah mobil berhenti di sebuah tempat yang sepi dan sunyi. Zeline menutup mulutnya pertanda kagum dengan apa yang ia lihat dari kaca mobil, pemandangan alam di sekitarnya membuat ia berdecak kagum. "Ayo turun." "Iya, Pak." Zeline pun mengikuti Gava turun dari mobil, lalu berdiri di depan mobil, di samping pria itu yang sedang tersenyum tipis sambil menatap pemandangan taman dengan bunga penuh warna, pepohonan rindang, berwarna hijau, dan sejuk, serta danau yang cukup luas dengan air yang masih jernih dan bening. Angin yang menerpa wajah Zeline membuatnya merasa segar dan damai, udara di sini tak seperti udara di perkotaan yang sudah gersang dan penuh polusi. Gava pun ikut merasakan pemandangan dan udara yang ada di sini. "Bapak suka datang ke sini?" "Iya, tempatnya indah dan sejuk,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD