CHAPTER: 28

4423 Words

Zeline berjalan sendirian sambil membawa buku tugasnya, kakinya melangkah ke arah ruang guru di mana ia akan meletakkan buku tugasnya, ia bukan siswi cerdas yang memiliki otak encer sehingga ia harus rela jam pulangnya menjadi telat karena harus mengumpulkan tugas akhir dari guru mata pelajaran Matematika, tapi jangan pikir ia bodoh, karena masih banyak teman-temannya di kelas yang masih mengerjakan soal. Saat memasuki ruang guru, ia mengalihkan pandangannya ke sekitar berusaha mencari di mana letak meja guru karena biasanya tugas dikumpulkan kolektif ke ketua kelas namun kali ini ketua kelas sedang sakit jadi tak bisa masuk kelas, teman-teman kelasnya pun tak mau mengumpulkan tugas orang lain, sedangkan ini pertama kalinya ia mengumpulkan tugas matematika di mana ia tak tahu meja gurunya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD