BAB 17

1051 Words

Sambaran kilat memantul di jendela, sesekali terdengar guruh menggelegar. Di luar hujan deras tak berhenti selama hampir tiga jam. Alister berdiri gelisah di ruang tamu, menatap arloji di tangan. Harusnya hari ini Elaina datang menemuinya, sesuai janji mereka. Nyatanya, gadis itu menghilang dan tidak ada kabar sama sekali. Apakah gadis itu membatalkan niatnya untuk datang? Tidak ingin terlibat dalam perjanjian mereka lagi? Bisa jadi, gadis itu ragu-ragu karena merasa kalau apa yang akan dilakukannya bersama Alister adalah hal yang buruk. Tidak akan ada yang menyangkal, kalau ada yang tahu tentang perjanjian mereka. Alister sendiri tidak keberatan kalau Elaina menolak. Setidaknya, gadis itu tetap datang dan memberi penjelasan. Ia bisa menerima semua alasan penolakan, asalkan Elaina sendiri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD