49. Dalam dilema

1413 Words

Brakk! Alby terkejut saat seseorang membuka pintu ruang kerjanya dengan kasar. Fokusnya yang sejak tadi tertuju pada laptopnya sontak teralihkan. Tubuh pria itu pun menegang seketika, matanya membulat saat melihat sosok yang muncul di sana. "Tu ... Tuan. Ada hal penting apa yang membuatmu sampai jauh-jauh datang kemari meskipun saya tahu Anda sangat sibuk," ujar Alby. Pria itu hendak berdiri menyambut kedatangan Kai. Dengan langkah kaki lebar, Kai berjalan mendekati meja kerja Alby. Belum lagi Alby dapat menguasai keterkejutannya melihat Kai mendatanginya secara tiba-tiba, dirinya kembali dibuat syok lantaran Kai mencengkeram erat kerah kemejanya. Disusul dengan sebuah bogeman yang menyisakan noda darah yang menetes dari sudut bibir Alby. "Aku ingatkan padamu untuk mendidik istrimu den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD