tiga puluh satu

1059 Words

"Mas Tedi?" Tedi tersenyum sambil menunjukkan sarapan yang ia beli. "Pagi, Bebe udah bangun?" "Belum Mas." Rei menjawab merasa tak enak. "Hmm, lagi ada mami sama papiku." "Kalian udah baikan?" Tedi bertanya sambil tersenyum senang. Karena ia tau kalau Rei memang berjarak dengan kedua orang tuanya. Semua karena pernikahannya dengan Deff. "Iya, aku bersyukur bisa baikan. Pagi ini mereka datang, Mas. Belum lama, baru aja." "Oh gitu, yaudah kamu enjoy nikmatin waktu sama mereka." Tedi kemudian menyerahkan paper bag berisi makanan itu kepada Rei. "Mas mau kemana?" "Aku enggak mau ganggu kamu yang baru aja ketemu sama orang tua kamu." Tedi merasa kalo harus memberikan ruang dan waktu untuk Rei bersama dengan kedua orang tuanya. "Enggak masuk dulu Mas?" tawar Rei merasa tak enak. T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD