Bab 30. Ruang Rahasia

1037 Words

Lean Vercelli keluar dari ruang kerja. Ia melangkah cepat karena memang ada beberapa hal yang harus segera ia kerjakan. Lean segera meraih jas yang tadi ditinggalkannya di kursi, dan segera mengenakannya dengan rapi. Sedang Levon yang baru saja keluar menyusul di belakang, langsung membaca arah itu. “Aku tidak ikut,” ucapnya datar. Lean menghentikan langkahnya, tetapi tanpa menoleh sedikit pun. “Kau ... ikut!” “Ada urusan lain yang harus aku—” “Kau ikut!” ulang Lean tak memberikan penawaran. Ia menoleh perlahan ke arah Levon. Tatapan matanya menghunus tajam. “Sekarang!" Levon mengetatkan rahang. Ia tahu jika suara Lean sudah seperti itu, itu artinya tidak ada persetujuan, hanya kepatuhan. Beberapa detik berlalu sebelum ia akhirnya Levon mengangguk kecil. “Baik.” Di ruang makan lan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD