“Selamat pagi,” sapa perempuan yang saat ini berdiri di hadapan Vei. “Ya, selamat pagi. Maaf, siapa?” tanya Vei seraya memperhatikan tamunya dengan seksama. Perempuan itu mengulurkan tangan memperkenalkan diri. “Perkenalkan, namaku Sofia dan aku, teman kuliah Gama. Kami satu kelas.” “A ….” Hanya gumaman tak jelas yang lolos dari mulut Vei di mana ia menerima uluran tangan Sofia tanpa menyebutkan namanya. Sofia menarik tangannya setelah Vei melepas jabat tangan perkenalan. “Maaf sebelumnya, apa aku mengganggu?” tanya Sofia berbasa-basi. “Um, tidak. Jadi, ada yang bisa kubantu?” jawab Vei tanpa mempersilakan Sofia masuk ke dalam rumah. Ia tidak ingin terlalu ramah pada orang yang baru ia kenal terlebih orang itu adalah teman kuliah Gama. “Ah, begini. Tadi aku tidak sengaja melihat