“Halo.” Gama tengah menelepon Maudy tapi, wanita itu tak segera membuka suara meski telah mengangkat panggilan beberapa detik yang lalu. “Ada apa?” Suara Maudy terdengar dingin berbeda dari kemarin dan Gama dapat merasakannya. “Ada yang ingin aku tanyakan,” ucap Gama. Ia tidak peduli jika Maudy dalam mood yang kurang baik. Ia hanya ingin menyelesaikan masalahnya dengan segera. “Aku sibuk.” Tepat setelah mengatakan itu, Maudy menutup panggilan. Gama menatap layar ponselnya dengan tatapan dingin. Ia merasa Maudy lah wanita yang Vei maksud meski ia belum bertanya dan Maudy belum menjawab. Kling-kling! Gama menggeser layar membuka pesan yang ternyata dari Maudy. [Jika itu penting, temui aku di hotel X.] Gama tampak berpikir. Namun, pada akhirnya ia meraih jaket dan pergi menyus