Drama Pagi

2059 Words

Ketukan pintu berkali-kali tanpa jeda, menyentak Sandra yang tengah tertidur lelap, memaksa matanya yang terpejam perlahan terbuka. Ia menggeliat, merasakan sesuatu melilit perutnya, mempersempit ruang gerak. Sandra mengembuskan napas kasar, tahu siapa pelakunya. Tangannya terulur untuk meraba perut dan menyingkirkan tangan kekar yang memeluknya posesif. Tanpa memedulikan erangan di belakang punggung, Sandra beranjak bangun. Tapi sialnya, ketika Sandra akan bangkit berdiri, si tangan nakal itu malah menariknya ke belakang. Alhasil Sandra kembali ke atas ranjang, kali ini dengan posisi menimpa si pelaku. Sandra berdecak, kesal. Ia kembali menyingkirkan tangan yang memeluknya dari belakang, tapi tangan itu malah semakin erat memeluk. "Leon, lepas." "Mau ke mana?" Suara serak seksi khas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD