“Awss.. sakit!” Clarissa meringis kesakitan “Aakkhhh..” “Huhh..” “Huhh..” Berulang kali Clarissa membuang nafas karena rasa sakit di perutnya. Rasanya begitu sakit dan melilit. Ia tidak bisa menjelaskan rasa sakitnya seperti apa. Ternyata rasanya seperti ini perjuangan seorang wanita yang ingin melahirkan buah hatinya ke dunia. Pantas saja Allah menjanjikan sebuah Surga untuk para Ibu. “Sshh..” “Sabar ya, Bu! Kita tunggu pembukaan lengkap baru setelah itu proses persalinan akan berjalan.” “Sus, di mana suami saya? Saya ingin ditemani olehnya!” Suster tersebut mengangguk mengerti. “Sebentar, saya akan panggilkan untuk menemani Ibu di sini.” Clarissa mengangguk. Ia butuh Darren di sisinya. Ia tidak ingin berjauhan dengannya selama proses bersalin. Dan tidak lama Darren masuk

