“Mas Darren!” panggil Clarissa dengan suara bergetar “—“ Darren terdiam. Ia masih nyenyak dengan tidurnya. Clarissa berusaha berjalan menghampiri suaminya. Ia menahan rasa sakit luar biasa di perutnya. Rasa sakit yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. “Mas Darren!” “—“ “Mas, tolongin Clarissa! Perut Clarissa sangat sakit.” “Hikss..” Clarissa mulai menangis karena tidak tahan dengan rasa sakitnya. “Enghh..” Darren melenguh karena merasa terganggu dengan tidurnya. Samar-samar ia mendengar suara tangisan seseorang. Perlahan ia membuka mata untuk melihat siapa yang menangis. Dan betapa terkejutnya saat membuka mata pertama kali yang ia lihat adalah keberadaan istrinya. Clarissa menangis di bawah kasur sembari memegangi perutnya yang terasa sakit. “CLARISSA!” pekik Darren Da

