Ketika pulang malam itu, Ayaka menemukan flat dalam keadaan kosong. John dan Alexa belum pulang. Ayaka mendesah dan berjalan ke dapur. Tidak ada John berarti tidak ada makan malam. Ia meletakkan tas besarnya ke atas meja dapur dan membuka kulkas. Ia menemukan cottage pie yang sudah dimakan setengah. Entah milik siapa, tapi Ayaka tidak peduli. Tidak ada catatan yang tertempel di sana yang menyatakan bahwa cottage pie itu tidak boleh dimakan. Lagi pula Ayaka lapar. Ia memasukkan cottage pie ke dalam microwave, lalu meraih tasnya dan masuk ke kamarnya. Empat puluh menit kemudian ia sudah selesai mandi, keramas, dan duduk di depan televisi di ruang tengah sambil melahap cottage pie-nya. Tayangan berita di televisi tidak berhasil menarik perhatiannya. Pikirannya selalu kembali kepada kejadian

