MAMD-14

1399 Words

"Aku antar ini dulu ke Kak Damar ya, Kak," ucap Ara sambil membawa nampan berisi makaroni bagian Damar. Samudra mengangguk mengiyakan. Samudra sendiri membawa nampan makaroni bagian teman-temannya. Dari jauh Ara melihat Damar sedang mengobrol dengan seorang perempuan, Ara cuma melihat bagian punggungnya saja karena arah duduk perempuan itu memunggunginya, menghadap langsung ke arah Damar. "Permisiii ... ini pesanannya." Ara menyapa tanpa melihat ke arah Damar dan meletakkan piring makaroni di meja depan mereka. Setelahnya baru Ara memandang ke arah Damar dan teman perempuannya. "Eh, Kak Sheila! Apa kabar? Kirain siapa tadi," Ara mengulurkan tangan bersalaman. Sheila pun lantas bangkit dari duduknya dan menyambut uluran tangan Ara sambil tersenyum. Keduanya lantas bercipika-cipiki. Set

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD