[Author Pov] Evra masih kebingungan hingga beberapa jam kemudian. Sampai akhirnya ia tak sengaja mendengar perdebatan antara Ale, Abi dan juga Umi. Evra terdiam beku di balik pintu. Evra tak percaya dengan apa yang didengarnya. “Kamu sudah lancang bawa Ale ke rumah ini!” Suara Abi terdengar dingin. “Maafin Ale, Bi. Tapi Ale nggak bisa lagi sembunyiin Alesya. Ai harus tau kebenaran bahwa kakaknya masih hidup.” “Alesya bukan Kakak Ai. Anak Abi cuma 1, Aisyah. Alesya sudah mati.” “Bi, Ale tau kami salah. Tapi gimanapun Alesya tetap anak Abi.” “Diam kamu!” Bentak Abi. Evra belum pernah mendengar Abi membentak seseorang. Evra belum pernah melihat Abi bicara dengan suara tinggi pada orang lain. “Buat Abi dia sudah mati saat dia menggugurkan kandungannya!“ Evra tertegun. Alesya me

