Mungkin selama ini anggapan Sanders, Martha paling suka jika ditinggal sendirian, dia tak suka adanya keributan. Namun, tanpa dia ketahui, Martha sudah beberapa bulan ini selalu menyukai keadaan di mana dia dengan Sanders tampak saudara, bukan atasan dan majikan. Makanya, dia lebih memilih masak dan mengurus dirinya sendiri ketimbang mengusir Sanders pergi. Dia tak masalah, jika Sanders ingin tinggal selamanya bersama dia. Akan tetapi, Martha pun menyadari, Sanders memiliki tanggung jawab hal lain. Yaitu, adik dan ibunya yang sudah tua renta. Sempat beberapa kali melihat ibunya, tapi tak pernah mengetahui wajah adiknya. "Tuan Putri, saya sudah wangi. Jadi boleh makan?" tanya Sanders yang tiba-tiba muncul di hadapan Martha dengan hidangannya. "Ngomong apa ada yang dipikirkan… " "Ay

