Bab 13. Mengatur Rencana Berikutnya

1217 Words

Sesuai kesepakatan semalam, siang ini Daniel akan kembali bertemu dengan Emma. Dia memarkir mobilnya di depan sebuah kafe kecil. Emma sudah duduk di kursi pojok, menunggu kedatangannya. Saat Daniel mendekat, Emma langsung tersenyum lebar, menyibakkan rambutnya agar kalung itu lebih jelas terlihat. “Cantik, kan?” ucapnya sambil memegang kalung itu dengan bangga. “Harry kasih ini. Padahal kalung ini baru keluar tiga hari lalu. Hebat, kan?” Daniel yang duduk di depannya, menatap dengan datar. Ia menghela napas dan mencodongkan tubuhnya ke arah Emma. “Jadi … kau akan tetap menikahi dengannya?” tanyanya dingin. Emma meneguk minumannya, mengangkat bahu santai. “Aku tidak bisa nolak, Dan. Harry itu … tergila-gila padaku. Dia terus kasih apa pun yang aku mau. Mungkin ini jalanku buat aman.” D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD