Amber melangkah mundur saat orang di hadapannya melangkah masuk lalu menutup pintu. Orang itu mengeluarkan senyum miringnya melihat ekspresi ketakutan Amber. “Siapa pria itu?” Tanya orang itu yang tak lain adalah Hugh. “Apa urusannya denganmu?” Tanya Amber walau seluruh tubuhnya gemetar. “Urusannya denganku? Mm-hm. Pria itu sama sekali tidak penting” Ucap Hugh. “Lalu untuk apa lagi kau kemari?” Tanya Amber. “Aku butuh uang sepuluh ribu dolar” Jawab Hugh. “Aku tidak punya uang sebanyak itu” Ucap Amber membuat Hugh tertawa. “Kau pikir aku sebodoh itu mempercayaimu?” Tanya Hugh setelah tawanya terhenti. “Kau bekerja di perusahaan besar, sudah pasti gajimu tinggi. Kau bahkan tinggal di apartemen mewah seperti ini” Lanjutnya. “Tapi aku benar-benar tidak punya uang” Bantah Amber. “Ah, a

