Bab 55. Pelakor berkelas ingin merebut posisi Kirana

1207 Words

Tania mengulurkan tangannya, aku menyambut ulurannya tidak lupa kuberikan senyum terbaikku. "Kirana," kataku, sambil menjabat tangannya dengan hangat. Tania membalas senyumku. "Silakan duduk," tambahku sambil menggerakkan tanganku ke arah sofa. Tania mengangguk, lalu duduk kembali di sofa, aku pun mengikuti dan duduk diseberangnya. Wanita cantik dengan tubuh proporsional itu membuatku merasa sedikit tidak percaya diri. Sebagai seorang model, Tania memang memiliki penampilan yang sempurna, dan aku tidak bisa menyangkal itu. Luna benar, dia sangat cantik dan sempurna, dengan kulit yang halus, rambut yang indah, dan senyum yang menawan. Aku merasa sedikit takut, dan cemas oleh kehadirannya, tapi aku mencoba untuk tetap tenang. Aku mengambil napas dalam-dalam, "Jadi, apa yang membuat Anda d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD