Elvan Koma - Jepang

1364 Words

Wajah Zea masih sembab karena memikirkan keadaan Elvan. Setiap detik, pandangan matanya tertuju pada pria yang sangat pulas di atas brankar dengan banyak kabel melintang. “Hei, ini tidak lucu. Cepatlah bangun dan goda aku lagi, Sayang.” Zea berusaha agar Elvan bisa terbangun dengan mendengar suaranya. Sayang, tidak ada yang bisa dilakukan Zea untuk membuat Elvan kembali membuka mata. Yuza dan kedua anak kembarnya juga sudah melihat kondisi sang ayah. Karena di ruang ICU tidak bisa terlalu banyak orang yang menemani, Zea meminta ketiga anaknya pulang dan mereka di temani oleh Galih dan Asri, kedua orang tua Zea. Di sisi lain, Ken masih sibuk mencari tahu tentang penyakit yang di derita Elvan. Beberapa pengobatan tradisional Jepang sangat disarankan untuk penyakit-penyakit yang menyerang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD