Rasa Manis Terakhir

1351 Words

Pagi ini, Elvan terlihat siap untuk pergi ke kantor. Hanya saja, tidak seperti biasanya. Pria yang biasanya melewatkan makan pagi karena pertemuan penting, kali ini duduk dengan tenang si sisi istrinya—Zea. Elvan meminta sang istri untuk menemaninya sarapan dan melayaninya sebelum pergi bekerja. “Tumben?” tanya Zea dengan sedikit menggoda Elvan. Mendengar kata yang diucapkan istrinya, Elvan tersenyum kecil dan mencubit pipi Zea dengan gemas. Elvan berkata, “Kapan lagi? Mumpung aku masih di sini." Zea tersenyum malu dan menghidangkan satu porsi makanan untuk suaminya. mereka pun duduk bersama, menikmati makan pagi yang jarang Zea lakukan saat Elvan sibuk semenjak Ken meminta bantuannya mengurus perusahaan saat dia pergi ke Jepang. Yuza dan si kembar pun merasa heran saat bertemu sang pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD