Chapter 39

1037 Words

Di tengah keheningan dan keremangan kamar Azka dan Navaya, keduanya tampak tidur dengan pulas di tempat tidur masing-masing. Sampai Navaya mengerang kecil dengan kening mengerut ketika tidur tidurnya harus terganggu dengan hajat menyebalkan yang terkadang datang tengah malam. Dengan malas, Navaya bangun lalu beranjak dari sofa. Berjalan menuju kamar mandi dengan langkah gontai dan mata terpejam. Sesekali, matanya terbuka untuk melihat. Sesampainya di kamar mandi, ia langsung menuntaskan hajatnya agar bisa segera tidur kembali. Setelah selesai, Navaya pun keluar. Masih dengan langkah gontai dan matanya yang hanya sesekali terbuka, tanpa sadar kakinya menuntun dirinya untuk naik ke tempat tidur. Masuk ke dalam selimut lalu berbaring tepat di samping Azka yang tertidur lelap dengan tubuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD