Chapter 40

1049 Words

Sontak, Navaya mematung kaku ketika melihat mata Azka yang tadinya terpejam, kini terbuka. Jantungnya berdebar dengan sangat kencang dan kuat. Tanpa sadar, napasnya pun ikut berhenti mengalir. Matanya menatap takut pada Azka yang juga menatapnya. Selama beberapa saat, mereka berdua saling menatap dalam diam. Membuat Navaya semakin gugup akan reaksi pria itu. Setelah sadar akan posisi mereka, Azka langsung menarik tangannya dari tubuh Navaya dan menjauh dari wanita itu. Begitu pula dengan Navaya yang bergegas turun dari tempat turun dengan gugup. Saking gugupnya, ia sampai hampir tersandung dan terjatuh ke lantai. Untungnya, ia cukup memiliki refleks yang bagus hingga bisa menjaga keseimbangan tubuhnya agar tidak terjatuh. Sementara itu, Azka langsung memijat keningnya pasca duduk denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD