Chapter 55

1716 Words

Ceklek. Rebecca yang berada di dapur seketika menoleh ketika mendengar suara pintu terbuka. Meskipun tak tahu siapa yang datang, itu tetap mengulas senyum lebar. Baik Azka atau pun Devan, kedua pria itu tetap akan membuatnya tersenyum. Tak sabar ingin melihat siapa yang datang, Rebecca berlari keluar dan melihat bahwa Devan-lah yang datang. Tanpa aba-aba, ia langsung berlari memeluk pria itu. Melingkarkan kedua tangan di leher dan kedua kaki di pinggang Devan. “Kamu merindukanku?” tanya Devan yang diangguki oleh Rebecca. “Aku sangat merindukanmu,” ucap wanita itu kemudian mengecup bibir sang kekasih berkali-kali. Devan pun membalas dengan meremas kedua b****g Rebecca. “Apa saja kegiatanmu hari ini?” tanya Rebecca. “Belajar. Apa lagi kalau bukan itu?” keluh Devan. Rebecca terkekeh ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD