Chapter 56

1393 Words

Selama di perjalanan, suasana mobil kembali hening. Seperti sebelumnya, Azka sibuk dengan ponselnya seolah tak peduli dengan apa pun yang terjadi di sekitarnya. Sementara Navaya hanya memandangi tangannya yang saling meremas di atas paha dengan gugup. Ia terus teringat saat pria di sampingnya ini menatap belahan dadaanya yang tanpa sadar membuat jantungnya berdebar kencang. Navaya bingung harus merasa malu atau kesal pada Azka yang berlaku c***l seperti itu. Di satu sisi, ia tak boleh marah karena status mereka adalah suami dan istri. Jadi, wajar jika pria itu melihat bagian mana pun dari tubuhnya. Di lain sisi, jelas hubungan mereka tidak seperti suami dan istri pada umumnya. Azka tidak pernah menyentuhnya sekali pun. Pria itu bahkan memberikan batasan di antara mereka. Jadi, sudah seh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD