81. Tentang Dendam

1528 Words

Liana telah selesai makan, perutnya terasa sudah lumayan membaik sesudah makan. Piring dan gelas ia letakkan kembali ke nampan dan meletakkan nampan tersebut di atas nakas. Liana menyusuri kamar asing yang ia tempati. Kakinya bergerak melangkah menuju lemari, sontak ia membuka lemari itu. Ternyata isinya ada beberapa baju pria dan wanita. Liana menutup kembali lemari pakaian itu dan berjalan menuju jendela. Helaan napas kasar keluar dari bibirnya, sedikit ia bersyukur bahwa ia tidak berada di lantai atas. Tapi harapannya untuk kabur sirna saat baru menyadari di luar jendela terdapat balok kayu yang terpaku dengan jendela. Sehingga membuat jendela tak bisa terbuka. Bagaimana ia bisa keluar dari tempat ini? Liana menggigit bibirnya, otaknya ia paksa berpikir keras menemukan cara. Namun s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD