83. Membantu Liana

1646 Words

Disaat jam makan malam tiba, Alexander termenung di meja pantry. Makanan untuk Liana sudah ia siapkan dan kini sudah berada di depannya. Seharusnya Alexander sudah mengantar makan malam pada Liana lima menit yang lalu. Namun, ia tidak bisa. Alexander takut hatinya sedikit goyah setelah mendengar permintaan memilukan yang dipinta oleh Liana. Sudah empat hari berlalu, tugas yang Alexander jalankan sesuai dengan hati nuraninya berjalan dengan mulus. Enam bodyguard yang bertugas bersamanya tidak tahu jika ia sering mengantar makanan dan minuman untuk sandera mereka. Dan Alexander cukup bersyukur akan hal itu. Alexander menarik napas, lalu membuangnya perlahan. Tangannya tergerak mengangkat nampan berisi makan malam untuk Liana, lalu dengan langkah ringan ia berjalan menuju kamar yang di temp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD