15. Pria Aneh

1307 Words

Keluar dari mini market, Fira meminta sopir pulang ke rumah. Suasana hatinya masih hancur karena bertemu dengan dua pria itu. Satu adalah mantan suami yang menghancurkan dua tahun hidupnya, satu lagi kenalan yang memiliki lidah tajam. Keduanya memiliki kesan yang buruk di mata Fira. Matanya melirik tas belanja kecil yang berada di sampingnya. Fira menghela nafas. Karena bertemu dengan dua pria itu, Fira jadi melupakan beberapa item yang harus dia beli. Sudahlah, dia masih bisa membelinya besok. Sesampainya di rumah, Fira melangkah masuk. Seorang pelayan menyambutnya di depan, menawarkan bantuan untuk membawakan tas. "Di mana papa?" "Tuan besar berada di ruang keluarga bersama tuan muda." Fira mengangguk, menyerahkan tasnya, lalu berjalan menuju ruang keluarga. Samar-samar, dia mendeng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD