Sebuah Rencana

1030 Words

Akhirnya Gina memutuskan untuk mengecek bagian kamar mandi yang ada di kamar tersebut, dan betapa terkejutnya Gina saat mendapati keadaan Excel yang begitu sangat menyedihkan. "Axel…" lirih Gina terkejut saat mendapati Axel sudah tidak sadarkan diri di kamar mandi, dan Gina juga melihat kotoran berupa cairan merah yang terlihat masih segar, dan Gina juga melihat tangan kanan Axel masih memang ponsel, yang hina yakini, itulah alasannya kenapa Axel tidak menerima panggilan masuk darinya. Dengan cepat Gina masuk dan memangku kepala Axel, seraya berteriak memanggil Yoo mie, agar segera menolong Axel. "Mommy! Mommy, tolong Axel!" teriak Gina dengan paniknya, terlebih Gina melihat cairan merah itu semakin banyak. Yoo mie yang mendengar teriakkan Gina langsung mendekatinya, dan melihat Axel s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD