69 - Best Brother

1202 Words

Davin merasakan ranjang di sisinya kosong. Matanya pun terbuka saat menyadari hilangnya sosok yang harusnya ada di sana. "Wanda?" Davin bergumam. Seingatnya, semalam tunangannya itu masih tidur di sampingnya. Sebuah suara kran air berhasil menyadarkan Davin, membuat kepanikan pria itu luruh seketika. Davin beranjak. Menghampiri Wanda yang ada di kamar mandi miliknya. Melihat wanita itu sedang membasuh mulutnya dengan tangan bergetar, Davin seolah langsung tahu dengan apa yang baru saja terjadi. "Masih mual?" Lelaki itu memijat tengkuk Wanda. Namun, Wanda segera menyingkirkan tangan Davin. "Sudah cukup muntahnya. Kalau aku muntah lagi, bisa-bisa aku pingsan," balas Wanda. "Morning sickness, ya?" tebak Davin. Wanda pernah mendengar istilah itu. Morning sickness adalah hal yang biasa t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD