“Lho kamu kok di sini?” tanya Eldiro sambil berjalan menghampiri mereka berdua yang menoleh bersamaan. “Bukannya tadi lagi bantu-bantu di dapur?” “Iya sudah selesai kok di dapur,” jawab Avelline ringan. Elsheva bangkit dari ranjang, “aku keluar dulu ya, Kak. Makasih sudah bantuin ngerjain PR,” ucapnya sambil tersenyum lebar. Avelline membalas senyum itu, lalu Elsheva melangkah keluar kamar, meninggalkan Avelline dan Eldiro berdua di kamarnya. “Dasar anak itu, ayo ke kamar kita aja,” ajak Eldiro mengulurkan tangannya membantu Avelline turun dari ranjang. Avelline meletakkan boneka beruang yang sedari tadi ada di pangkuannya ke kasur. Mereka berjalan bersisian menuju kamar Eldiro. Kamar itu jauh lebih besar dengan suasana yang maskulin. Ada televisi besar, playstation serta speaker beruk

