London menjadi tempat baru yang di sukai oleh Rafael, ia berangkat dari Indonesia untuk melaksanakan tuags dari rumah sakit disini dan juga melaksanakan perintah konyol dari sahabatnya. Sudah empat hari Rafael berada di London, suasana di kota ini benar-benar kelihatan berbeda untuknya. Rafael memilih untuk berjalan-jalan di sekitar tempatnya bekerja, suasana sore hari di musim semi ini sungguh hangat. Sinar matahari menerangi seluruh sudut kota hingga menghangatkan setiap manusia, Rafael sungguh menyukai semua hal mengenai Negara Inggris ini. Langkah kakinya terhenti di depan tempat dimana gadis yang tengah ia cari, tempat dimana gadis itu mengabiskan sisa waktunya dan selalu mempu menghasilkan karya fantastis. Namun beberapa saat berada disana, Rafael tak melihat seseorang di dalam. “

