Posesif | Bab 36

1189 Words

Aurora duduk di sofa besar apartemen Samuel dengan tubuh masih gemetar tipis. Bekas tali di pergelangan tangannya belum hilang sepenuhnya. Lampu ruang tengah menyala redup, menciptakan bayangan lembut tapi cukup untuk memperlihatkan betapa wajahnya pucat. Ia memeluk lutut, berusaha terlihat normal. Berusaha pura-pura semuanya baik-baik saja. Samuel berdiri beberapa langkah darinya dengan napas panjang yang belum stabil. Kemejanya masih kusut akibat bentrokan di gudang tua. Ada noda debu di lengan kemeja, dan sedikit goresan di rahangnya yang tadi dihantam besi. Namun yang paling menonjol adalah tatapan matanya. Gelap. Panas. Penuh campuran amarah, takut, dan kepemilikan yang bahkan Aurora sendiri tidak siap menghadapinya. “Kamu mau bilang kamu baik-baik aja setelah hal itu terjadi” Suar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD